Membaca
Ketegori : Perpustakaan | Oleh : Umi Perpustakaan | Tanggal : 2017-07-28 00:00:00 | Dibaca : 261 Kali

“iqra atau baca” di perintahkan  kepada     Nabi Muhammad  SAW yang  pada waktu itu dalam kondisi ummi (tidak dapat membaca dan menulis). Hal tersebut untuk menunjukkan kepada manusia bahwa kitab  Alqur’an jelas merupakan kitab yang murni diturunkan  oleh Allah melalui perantara Nya yaitu malaikat Jibril. Tidak ada kebohongan, rekayasa  maupun pemalsuan penulisan pada kitab suci Al Qur,an. Iqra berasal dari akar kata qara'a  memiliki  sekumpulan  arti yaitu   menghimpun menyampaikan,  menelaah, mendalami, meneliti dan  mengetahui ciri sesuatu dengan  membaca, baik teks tertulis maupun tidak.  Perintah membaca tersebut Dapat diasumsikan   memiliki  makna yang dalam  dan luas  untuk diterjemahkan yaitu  membaca itu tidak hanya sekedar pada kitab atau buku yang selalu  diartikan sebuah teks  tertulis dengan aksara tertentu.   Namun, “Membaca” juga bisa diartikan  secara bathiniyah yaitu bagaimana kita  melihat setiap kejadian  dimuka bumi  dengan  memahami, memaknai semua ciptaan-Nya   menggunakan panca indera maupun bathin.   Membaca bertujuan  agar manusia dapat mengeksplor  semua kandungan pada alam semesta ini baik secara material maupun  nonmaterial sehingga mendapatkan pengetahuan yang dapat dikembangkan dan digunakan  untuk kesejahteraan dan kemaslahatan bagi keseluruhan umat.
Pada   pokok tulisan ini   membahas tentang  “membaca”  yang di pahami semua orang.      Secara harfiah yaiu  membaca    adalah    melihat gambar, simbol dan mengeja huruf   menjadi rangkaian kata atau kalimat pada sebuah kitab atau buku sehingga  mengandung arti atau pengertian sesuai dengan  inteprestasi atau pemahaman masing – masing individu. Membaca bisa juga diartikan memaknai rangkaian tulisan atau berita      sehingga kita memperoleh informasi yang tersirat maupun tersurat pada teks tersebut. Banyak para ahli yang mendefinisikan  kata “membaca” menurut sudut pandang mereka, seperti  Mr. Hodgson (1960: 43-44 ) membaca yaitu prosedur yang dianut oleh pembaca yang memiliki ketelitian untuk mengingat tujuan akhir yang ingin disampaikan oleh penulis melalui media. Menurut Mr. Finochiaro dan Bonomo  (1973: 119) membaca bertujuan untuk mengambil dan memahami rasa dan makna yang terkandung dalam bahasa tertulis. ( sumber : www.pendidikanmu.com )
Membaca merupakan kegiatan  yang bisa dilakukan  manusia  melalui proses pembelajaran dengan  pengenalan huruf, lambang, gambar  dan  angka yang bisa di mulai dari balita, anak – anak,   dewasa, atau bahkan  lanjut usia.  Membacapun  tidak hanya di peruntukkan  bagi orang yang memiliki hobi atau  kesenangan tetapi juga untuk semua orang.  Membaca sebenarnya bukan hal yang sulit    untuk dilakukan.  Akan tetapi,  banyak orang yang merasa berat dan tidak suka akan membaca. Kegiatan ini memang membutuhkan waktu dan tempat  tersendiri yang memang kadang sulit dicari, apalagi pada era kemajuan dan kecanggihan teknologi yang lebih banyak melenakan manusia. Nonton televisi, mendengarkan radio bermain gadget atau di depan komputer lebih mudah dan menyenangkan daripada membaca. Oleh karena   membaca merupakan  kegiatan yang jarang  dilakukan   kalau itu bukan suatu hobi dan kebiasaan yang  memang dipupuk  mulai dari dini.  
Membaca juga  banyak memiliki  manfaat bagi diri sendiri, keluarga,lingkungan sekitar maupun masyarakat luas, adapun  beberapa manfaat membaca yang diperoleh  untuk diri sendiri antara lain:
1.     Menambah dan memperluas wawasan maupun pengetahuan
Tidak perlu diragukan lagi bahwa dengan membaca,  manusia  akan menemukan informasi, ilmu pengetahuan baru dan  hal – hal  lainnya yang dapat  membuka cakrawala, wawasan, pengetahuan dan ketrampilan  tentang banyak hal. Membaca juga  salah satu cara untuk belajar secara otodidak atau mandiri, yang kadang tidak mungkin kita peroleh  dari sekolah  atau instansi formal lainnya. Hal ini  dikarenakan keterbatasan  ilmu yang di miliki    guru, dosen atau ulama bahkan seorang ilmuwanpun  yang memiliki kecerdasan diatas rata – rata.
2.    Mampu memberi  ketenangan dan kesabaran
Selain menambah referensi dan informasi, membaca mampu memberi ketenangan dan kenyamanan pada diri kita karena dengan membaca seakan membawa kita ke dunia  lain. Selain itu ketika   membaca kita akan berusaha memahami dan memaknai setiap kata maupun kalimat sehingga kesabaran dan ketelitian kita di situ akan teruji. Maka tidak heran     kesabaran diri yang dimiliki  seseorang    yang gemar membaca lebih dalam dibandingkan dengan yang tidak memiliki hobi membaca.
3.    Mengajarkan kemandirian
Membaca juga  mampu memberi  pembelajaran secara mandiri dalam mengembangkan ilmu pengetahuan tanpa menggantungkan pada guru atau dosen. Karena disadari atau tidak, membaca membuat kita mendapatkan informasi yang kita butuhkan secara langsung.
4.    Menambah kosakata
Dengan semakin banyak kita membaca maka akan semakin banyak pula kita menambah perbendaharaan kosa kata. Beberapa kosa kata yang pada awalnya tampak asing dan tidak dimengerti,  maka dengan  membaca  kosa kata tersebut menjadi familiar dan dipahami.
5.    Dapat meningkatkan konsentrasi dan fokus
Membaca mampu meningkatkan konsentrasi  sehingga kita dapat fokus pada sesuatu yang akan kita lakukan. Pada poin ke dua diatas telah dijelaskan bahwa manfaat membaca salah satunya yaitu memberikan ketenangan dan kesabaran. Dengan bermodalkan ketenangan dan kesabaran tersebut, tentunya semakin memudahkan diri kita untuk meningkatkan konsentrasi dan fokus terhadap suatu hal.
6.    Mengurangi Stress
Membaca memberikan dampak positif sacara psikologis. Kegiatan ini memberikan hiburan untuk sekedar melepas lelah dan penat disaat stess melanda. Oleh karena itu tidak jarang setiap orang yang memiliki hobi ini pasti mempunyai koleksi buku atau bahkan perpustakaan mini di rumahnya yang sering digunakan untuk relaksasi pikiran.

7.    Meningkatkan rasa percaya diri
Pentingnya meningkatkan kesadaran membaca pada semua kalangan  terutama pada generasi muda sebagai generasi penerus bangsa memang tidaklah mudah. Namun, ini membutuhkan dukungan semua pihak dan   peran orang tua, keluarga,  lingkungan sekolah,     masyarakat sekitar dan pemerintah. Generasi yang memiliki rasa percaya tinggi yang lebih pada umumnya merupakan generasi yang memiliki wawasan dan pengetahuan yang luas. Wawasan dan pengetahuan tersebut didapatkan dengan rajin membaca dan mengikuti perkembangan infromasi dan pengetahuan yang ada.
Mungkin masih banyak manfaat – manfaat yang dapat diambil dari kesenangan atau hobi membaca yang dampaknya langsung pada diri kita sendiri karena dunia membaca  memiliki sifat pribadi yang tidak dapat di intervensi oleh orang lain, dimana  kita memiliki privasi sendiri  dalam  mengembangkan imajinasi, khayalan serta kreativitas dalam  memahami suatu tulisan baik  yang bersifat ilmiah ataupun fiksi.  Maka sering terjadi perbedaan persepsi pada satu tulisan dengan judul dan isi yang sama pada setiap orang ketika kita menyuruh menggambarkan atau menganalisis tulisan tersebut.  Akan tetapi tidak terelakkan dengan membaca banyak hal positif yang dapat kita ambil.

Kategori Artikel

Arsip Artikel

Artikel Terbaru

Artikel Terpopuler