Dr. H. M. Saad Ibrahim, M.A., Ketua PP Muhammadiyah, menyampaikan bahwa Islam sangat berkemajuan, terlihat dari tokoh seperti Ibnu Sina yang menggabungkan risalah Islam dengan ilmu kedokteran modern. Hal ini disampaikan saat pembukaan Darul Arqam Top Manager Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yang diikuti pimpinan universitas zona Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT.
Saad Ibrahim menegaskan bahwa Muhammadiyah memadukan ilmu agama dan sains sebagai basis keilmuan berkemajuan, sesuai dengan semangat Al Quran seperti dalam ayat ‘iqra’. Contoh masa keemasan Islam saat Bani Abbasiyah menegaskan tradisi ilmiah dengan tokoh seperti Ibnu Sina, Al-Khawarizmi, dan Habash Al-Hasib.
Wakil Ketua Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Khudzaifah Dimyati, menambahkan perlunya pengembangan ideologi Muhammadiyah lewat karya ilmiah bertaraf internasional agar dikenal global. Bachtiar Dwi Kurniawan mengingatkan pentingnya peneguhan ideologi secara berulang untuk menjaga semangat berMuhammadiyah.
Dr. Rektor UMM Prof. Nazaruddin Malik menegaskan pengembangan Al-Islam dan keMuhammadiyahan harus diwarnai pemahaman sejarah, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI, demi melahirkan pemimpin yang siap secara intelektual dan rohani.
Sumber :
Sekum
Muhammadiyah di UMM: AUM Makmurkan Negara - Berita | Universitas Muhammadiyah
Malang.
Https://www.umm.ac.id/id/berita/sekum-muhammadiyah-di-umm-aum-makmurkan-negara.html