Nama : Kiai Haji Ibrahim bin Fadlil
Tempat,Tanggal Lahir : Yogyakarta,7 Mei 1874
Kiai Haji Ibrahim bin Fadlil adalah seorang ulama terkemuka dan Ketua Umum Muhammadiyah Ke-2. beliau merupakan putra K.H. Fadlil Rachmaningrat, seorang Penghulu Hakim Kesultanan Yogyakarta pada masa Sultan Hamengkubuwono VII beliau menjadi pengajar menguasai qira’at Al-Qur'an, bahasa Arab, serta memiliki pemahaman mendalam tentang fikih dan tauhid. Di bawah kepemimpinannya, Muhammadiyah mengalami perkembangan yang signifikan, memperkenalkan "Fonds Dachlan," sebuah inisiatif yang menyediakan beasiswa bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, dan memelopori kegiatan sosial seperti khitanan massal serta pengajian untuk masyarakat umum.
Dalam bidang pendidikan, K.H. Ibrahim dikenal dengan metode sorogan dan weton, yang menggabungkan kajian mendalam dengan pembelajaran kolektif. Beliau juga memimpin pengajian kaum ibu yang dikenal dengan nama pengajian Adzdzakirat, yang banyak memberikan jasa kepada masyarakat.
Karya-Karya :
Pengadjian Rakjat
Kitab Nukilan Sju'abul-Iman (dalam bahasa Jawa)
Kitab Nikah (dalam huruf Pegon dan bahasa Jawa)
Daftar Pustaka :
- Muhammadiyah.or.id. (2020, Juli). Kyai Haji Ibrahim. Diakses 22 Juli 2025, dari https://muhammadiyah.or.id/2020/07/kyai-haji-ibrahim/ pcmbulak.wordpress.com+8muhammadiyah.or.id+8lib.umm.ac.id+8
- Muhammadiyah.or.id. (2025, Januari 14). Kiai Haji Ibrahim bin Fadlil (1874–1932). Perpustakaan UMM. Diakses 22 Juli 2025, dari https://lib.umm.ac.id/id/article/detail/20250114030259/kiai-haji-ibrahim.html